BOGOR - 26/7/2026 Sinar matahari pagi di hari Minggu yang cerah terasa lebih hangat di halaman Masjid Al Fatah, Perum Dramaga Pratama, Desa Cibadak Kecamatan Ciampea. Ratusan warga yang memadati serambi masjid tak hanya datang untuk menuntut ilmu, tetapi juga menjadi saksi betapa eratnya jalinan persaudaraan antara Ulama, TNI, dan masyarakat dalam kegiatan Pengajian Syahriah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciampea.
Kehadiran Camat Ciampea Bp Yudhi Utomo, S.IP., M.Si, Danramil 0621-14/Ciampea, Kapten Arm Agus RZ, Kapolsek Ciampea Kompol Denden Sukmara, S.E., M.E., CPHR di tengah-tengah jamaah menghadirkan suasana yang begitu teduh sekaligus menegaskan bahwa TNI selalu hadir di pusat denyut kehidupan warga.
Ketua MUI Kecamatan Ciampea, Drs. KH. Hanafi, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya unsur Pemerintah, TNI, dan Polri yang konsisten mengayomi masyarakat, baik di lapangan maupun di dalam kegiatan keagamaan."Kehadiran TNI di tengah majelis ilmu seperti ini adalah penyejuk hati bagi warga. Ketika Ulama dan Umara duduk berdampingan, ada rasa aman dan kebersamaan yang terjalin secara alami. Pengajian ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wadah memperkuat benteng moral masyarakat Ciampea, " ujar KH. Hanafi dengan penuh kehangatan.
Bagi pihak Koramil Ciampea, momen Pengajian Syahriah ini menjadi ruang silaturahmi yang meruntuhkan sekat formalitas. Danramil 0621-14/Ciampea, Kapten Arm Agus RZ, menegaskan komitmennya untuk selalu menyatu dengan warga dalam setiap helatan kemasyarakatan."Kami di Koramil Ciampea percaya bahwa keamanan dan kedamaian wilayah tidak hanya dibangun dengan patroli, tetapi juga melalui doa dan silaturahmi yang tulus bersama Ulama serta masyarakat. Di masjid inilah spirit gotong royong dan kedamaian itu terus kita jaga bersama, " ungkap Kapten Arm Agus RZ.
Kegiatan positif di tingkat akar rumput ini mendapat perhatian dan apresiasi penuh dari komando atas TNI AD, yang memandang sinergi di Ciampea sebagai cerminan kemunggalan TNI dengan rakyat.Dandim 0621/Kab. Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menyoroti pentingnya pendekatan humanis prajurit di wilayah binaannya."Kabupaten Bogor yang kondusif berawal dari keharmonisan di setiap desa. Apa yang dilakukan Koramil Ciampea adalah bukti nyata bahwa prajurit Kodim 0621 selalu siap menjadi bagian dari solusi dan sahabat masyarakat dalam keadaan apa pun, " tutur Letkol Inf Rizal Dwijayanto.
Dukungan serupa mengalir dari Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui kegiatan keagamaan dan sosial."Kekuatan utama bangsa ini ada pada persatuan Ulama, Pemerintah TNI, Polri dan Rakyat. Kegiatan pengajian rutin di Ciampea ini menjadi contoh indah bagaimana kebersamaan dapat menyebarkan energi positif dan menjaga stabilitas wilayah dari tingkat paling dasar, " jelas Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Menutup apresiasi tersebut, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan kembali filosofi perjuangan TNI yang tidak pernah lepas dari jati dirinya sebagai tentara rakyat."Sesuai dengan semangat Siliwangi, prajurit harus selalu 'Esa Hilang Dua Terbilang' dalam mencintai dan melindungi rakyat. Kehadiran prajurit di tengah pengajian warga adalah wujud pengabdian yang berlandaskan keikhlasan dan nilai-nilai spiritual, " tegas Mayjen TNI Kosasih.
Suasana Pengajian Syahriah MUI Ciampea hari itu ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan warga Desa Cibadak khususnya. Senyum penuh keakraban yang terukir di wajah para jamaah dan prajurit TNI menjadi bukti nyata bahwa ketika nilai-nilai keagamaan dan semangat kebangsaan menyatu, harmoni hakiki akan selalu tercipta di tanah Ciampea. (PERS)

Updates.