BOGOR - Memasuki musim kemarau yang berkepanjangan dan sebagai wujud ikhtiar spiritual memohon rahmat hujan, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ciampea bersama alim ulama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga menggelar salat Istisqa (salat minta hujan) berjamaah di Lapangan Pondok Pesantren Darul Fallah, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Jumat (18/09/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini berlangsung khusyuk, khidmat, dan tertib. Rangkaian ibadah diawali dengan pelaksanaan salat berjamaah yang diimami langsung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciampea, dilanjutkan dengan penyampaian khutbah, pembacaan doa bersama, dan ditutup dengan ramah tamah antar-unsur Forkopimcam serta masyarakat.
Turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Ciampea Yudhi Utomo, S.IP., M.Si., Kapolsek Ciampea Kompol Denden Sukmara, S.E., M.E., CPHR., Danramil 0621-14/Ciampea Kapten Arm Agus RZ, Kepala KUA Ciampea, para Kepala Desa se-Kecamatan Ciampea, jajaran Kepala UPT, Kepala Puskesmas, serta para pimpinan organisasi kemasyarakatan setempat.
Camat Ciampea, Yudhi Utomo, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara umara, ulama, dan masyarakat dalam menyikapi dampak kekeringan yang mulai dirasakan oleh warga.
"Selain melakukan berbagai upaya teknis dan mitigasi kekeringan di wilayah Ciampea, ikhtiar batin melalui doa dan salat Istisqa ini sangat krusial. Kita mengetuk pintu langit bersama-sama, memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa berkah dan kemaslahatan bagi pertanian maupun kebutuhan air bersih warga, " tutur Yudhi Utomo.
Senada dengan hal itu, Kapolsek Ciampea Kompol Denden Sukmara, S.E., M.E., CPHR., menegaskan komitmen jajaran kepolisian untuk selalu hadir mengawal setiap kegiatan kemasyarakatan serta menjaga kondusivitas wilayah di tengah tantangan musim kemarau.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan. Kami dari kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling gotong-royong, serta meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap potensi bencana kekeringan dan kebakaran lahan, " ujar Kompol Denden Sukmara.
Sementara itu, Danramil 0621-14/Ciampea Kapten Arm Agus RZ menegaskan kesiapsiagaan jajaran TNI di tingkat kewilayahan untuk selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder.
"Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan aparat desa terus memantau titik-titik rawan krisis air di desa-desa binaan. Salat Istisqa ini adalah simbol kebersamaan kita. Semoga doa tulus para ulama dan warga diijabah sehingga sumber mata air kembali mengalir dan lahan pertanian warga dapat terselamatkan, " ungkap Danramil.
Dukungan dan apresiasi juga datang dari pimpinan komando kewilayahan di tingkat komando atas:
Dandim 0621/Kab. Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., mengapresiasi inisiatif kebersamaan Muspika Ciampea dan masyarakat.
"TNI senantiasa berada di tengah-tengah rakyat dalam kondisi apa pun. Inisiatif doa bersama ini mencerminkan soliditas yang kuat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan warga dalam menghadapi dampak anomali cuaca dan musim kemarau, " tegas Letkol Rizal.
Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, turut menyampaikan pesan agar seluruh elemen terus mempererat solidaritas kemanusiaan.
"Kekeringan adalah ujian yang menuntut kita memadukan kesalehan spiritual dan kesalehan sosial. Saya mengapresiasi kesigapan jajaran di lapangan. Selain memanjatkan doa, mari terus galang sinergi pendistribusian bantuan air bersih dan pemantauan lingkungan secara berkesinambungan, " kata Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Di tingkat pimpinan teritorial wilayah Jawa Barat dan Banten, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memberikan penegasan terkait peran aktif prajurit Siliwangi dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.
"Sesuai dengan moto juang Siliwangi, prajurit harus selalu menjadi solusi di tengah masyarakat. Kegiatan ibadah salat Istisqa yang digelar bersama Muspika dan warga Ciampea ini adalah ikhtiar luhur. Kodam III/Siliwangi siap mengerahkan sarana dan prasarana yang ada untuk membantu pemerintah daerah mengantisipasi krisis air dan menjaga ketahanan pangan di wilayah, " pungkas Pangdam III/Siliwangi.
Kegiatan salat Istisqa yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Fallah tersebut berakhir menjelang siang hari dalam situasi yang aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan.

B Fria