BOGOR - Suasana religius dan kebersamaan mewarnai Pondok Pesantren Al-Ikhsan Al-Islamy Boarding School, Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Pada Sabtu (8/8/2026),
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Kecamatan Ciampea Resmi Dibuka. Kemeriahan gelaran tahunan ini sudah terasa sejak pukul 07.30 WIB melalui aksi Pawai Ta’aruf yang menempuh rute dari Perum Dramaga Resort Desa Cibuntu hingga lokasi pusat acara. Tak kurang dari 1.000 peserta yang terdiri dari jajaran Forkopimcam, para Kepala Desa, kafilah MTQ, tokoh agama, para santri, hingga lapisan masyarakat umum tampak antusias memadati jalanan menyemarakkan pembukaan syiar Islam tersebut.
Rangkaian acara pembukaan diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MTQ, dilanjutkan laporan Ketua LPTQ, pelantikan Dewan Hakim, hingga penyerahan piala Pawai Ta’aruf. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat setempat, di antaranya Camat Ciampea Yudhi Utomo, S.SIP., M.Si., Kapolsek Ciampea Kompol Denden Sukmara, S.E., M.E., CPHR., Danramil 0621-14/Ciampea Kapten Arm Agus RZ, Ketua MUI Kecamatan Ciampea Drs. Hanfie, M.Ag., para Kepala Desa se-Kecamatan Ciampea, alim ulama, serta sekitar 700 jamaah dan santri yang memadati area pesantren.
Camat Ciampea, Yudhi Utomo, S.SIP., M.Si., dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi menegaskan pentingnya MTQ sebagai momentum penguatan karakter masyarakat. "MTQ bukan sekadar ajang kompetisi seni membaca Al-Qur'an, melainkan sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta membumikan nilai-nilai suci Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan masyarakat Ciampea yang berakhlak mulia dan religius, " ujar Yudhi Utomo.
Dukungan terhadap kondusivitas dan pembinaan generasi muda juga disampaikan oleh Kapolsek Ciampea Kompol Denden Sukmara, S.E., M.E., CPHR. "Kami dari kepolisian sangat mendukung penuh kegiatan keagamaan positif seperti ini. Selain memperkuat benteng moral generasi muda dari pengaruh negatif, suasana kebersamaan dalam MTQ ini turut menciptakan kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Ciampea yang aman dan harmonis, " ungkap Kapolsek.
TNI turut memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya ajang syiar Islam ini. Danramil 0621-14/Ciampea Kapten Arm Agus RZ menyampaikan, "Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan ulama dalam mengawal kegiatan keagamaan adalah kunci utama menjaga kemanunggalan dan kondusivitas wilayah." Senada dengan hal tersebut, Dandim 0621/Kab Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menekankan bahwa pembinaan mental spiritual masyarakat merupakan bagian penting dari ketahanan daerah. "Melalui MTQ, kita mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual yang kokoh, " tutur Dandim.
Apresiasi dari komando atas juga mengalir untuk kesuksesan giat ini. Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan berlandaskan kebersamaan seperti MTQ menjadi pilar penting pembentukan karakter bangsa di wilayah Bogor. Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan, "Kehadiran TNI di tengah-tengah kegiatan religius masyarakat adalah bukti nyata komitmen kami untuk selalu mendukung pembinaan moral bangsa. Semoga dari Ciampea lahir qari dan qariah terbaik yang membawa keberkahan bagi Jawa Barat dan Indonesia."
Memasuki pukul 09.30 WIB, perlombaan MTQ ke-48 resmi dimulai dengan melibatkan enam dewan hakim profesional yang diketuai oleh Ustadz Tholib, M.Pd., bersama Ustadz Cecep Ubaidilah, M.Pd.I., Ustadz Hilman Aris, S.Pd., Ustadz Miftah Farid, S.Pd.I., Ustadz Yusuf Setiawan, S.Ag., dan Ustadz Riki Fahreji, S.Pd. Terdapat beberapa cabang yang diperlombakan meliputi kategori Tilawah (Anak, Remaja, Dewasa) serta Murottal (Anak, Tahfidz 1 Juz, dan Tahfidz 5 Juz). Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian kegiatan MTQ masih terus berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. (PERS)

B Fria