BOGOR — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) biasanya diisi dengan pengenalan kurikulum dan lingkungan fisik sekolah. Namun, ada pemandangan berbeda dan penuh semangat di ruang kelas SMK Cipta Insani, Jl. Aki Mena Kp. Cinangka Wates RT 01/04, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Senin (20/07/2026).
Kehadiran sosok prajurit TNI di tengah ratusan siswa baru SMP dan SMK Cipta Insani sempat menyedot perhatian. Langkah ini sengaja diambil sebagai upaya preventif benteng pertahanan karakter remaja. Akibat dari pemberian materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta bahaya laten narkoba sejak hari pertama sekolah ini, para siswa baru memiliki imunitas mental yang kuat, sehingga potensi kenakalan remaja, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba dapat dicegah secara dini di wilayah Ciampea.
Kepala Sekolah SMK Cipta Insani, Muhammad Jaenudin, M.Pd.I, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi bersama Koramil melalui Babinsa di hari penting para siswa baru tersebut.
"Kehadiran Bapak Babinsa memberikan warna dan nilai yang sangat mahal dalam MPLS tahun ini. Anak-anak tidak hanya mengenal sekolah, tetapi langsung disentuh kesadarannya tentang cinta tanah air dan bahaya membendung cita-cita akibat narkoba. Dampak positifnya terasa langsung, anak-anak jadi lebih disiplin dan paham arah masa depan mereka, " tutur Muhammad Jaenudin, M.Pd.I.
Babinsa Cinangka, Sertu Bambang Friantoro, yang menjadi pemateri utama dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa benteng utama generasi muda saat ini adalah pemahaman ideologi dan kesadaran hukum yang mantap.
"Generasi muda di Desa Cinangka ini adalah calon penerus bangsa. Melalui momen MPLS ini, kami hadir untuk menanamkan jiwa nasionalisme sekaligus memagari mereka dari bahaya narkoba. Akibat dari kuatnya fondasi karakter dan tingginya kewaspadaan mereka terhadap pergaulan bebas, cita-cita mereka akan terjaga dan Desa Cinangka memiliki generasi masa depan yang unggul serta bebas narkoba, " jelas Sertu Bambang Friantoro.
Kegiatan pembekalan Wasbang di lingkungan sekolah ini mendapat penguatan penuh dari komando kewilayahan. Danramil 0621-14/Ciampea, Kapten Arm Agus RZ, menggarisbawahi pentingnya edukasi Wasbang yang konsisten di lembaga pendidikan.
"Saya sangat mengapresiasi keaktifan Babinsa yang langsung mengambil peran mendidik karakter generasi muda di sekolah binaannya. Sinergi antara TNI dan pihak sekolah pada masa MPLS ini berakibat positif pada terciptanya kondusifitas wilayah, karena pemuda yang teredukasi dengan baik adalah kunci utama keamanan lingkungan, " ujar Kapten Arm Agus RZ.
Dukungan senada disampaikan oleh Dandim 0621/Kab Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P. Menurutnya, edukasi bahaya narkoba dan Wasbang merupakan bagian penting dari Pembinaan Teritorial (Binter) dalam merawat Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh.
"Pendidikan karakter dan pencegahan narkoba di tingkat sekolah menengah adalah investasi strategis bangsa. Langkah humanis dan proaktif yang dilakukan di Cipta Insani ini terbukti efektif. Dampak panjangnya, Kabupaten Bogor akan dipenuhi oleh generasi muda yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan bersih dari ancaman barang haram, " tegas Letkol Inf. Rizal Dwijayanto.
Dari tingkat Korem, Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, memberikan penekanan bahwa ancaman terhadap generasi muda di era digital harus diimbangi dengan kehadiran TNI yang mengedukasi dan mengayomi secara langsung.
"Ini adalah wujud nyata kehadiran TNI AD dalam menyelamatkan masa depan bangsa dari ancaman nirkirmil seperti ancaman bahaya narkoba dan krisis moral. Dengan memberikan pembekalan Wasbang sejak dini, kepercayaan masyarakat dan pihak sekolah kepada TNI semakin kokoh, yang berakibat pada terbangunnya ketahanan wilayah yang solid di seluruh jajaran Korem 061/Suryakancana, " terang Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih SE MM, menegaskan komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mengawal pembentukan karakter pemuda sesuai dengan nilai luhur Pancasila dan kearifan lokal Siliwangi.
"Sesuai dengan filosofi Kodam III/Siliwangi, TNI harus selalu menjadi pengayom dan pencerah bagi masyarakat, khususnya para pelajar sebagai tunas bangsa. Penguatan wawasan kebangsaan dan penanggulangan narkoba di sekolah-sekolah ini merupakan langkah nyata pembinaan generasi penerus. Akibat dari kemanunggalan yang erat antara TNI, pendidik, dan pelajar ini, pertahanan negara di tingkat akar rumput akan semakin kokoh demi tegaknya NKRI, " tegas Mayjen TNI Kosasih.
Melalui kegiatan Wasbang dan sosialisasi bahaya narkoba pada MPLS di SMP & SMK Cipta Insani ini, Babinsa Cinangka bersama segenap jajaran TNI AD membuktikan komitmennya untuk terus mengawal, melindungi, dan mencetak generasi muda yang berintegritas tinggi. (PERS)

B Fria